Penangkapan Ikan Pelagis di Rumpon Laut Dalam

purse seine Tak afdol rasanya jika sedang ada jadwal kunjungan ke desa Balauring, tetapi tidak melaut.  Sudah menjadi bagian dari pekerjaan yang dibiasakan untuk mengikuti aktivitas nelayan didesa ini. Lagi pula mengumpulkan stock foto nan exotic di tanah lomlen ini juga taka da habisnya. Kali ini ketua forum nelayan(Pa Zainudin) sendiri yang bersedia menumpangi saya untuk ikut dikapalnya untuk menangkap tuna.

Berangkat jam 5:00 WITA, kami menuju kerumpon pribadi pa Zainudin, hanya 30 menit perjalanan. Sesampai di rumpon sudah ada aktivitas kapal purse seine yang sedang sibuk menarik jaringnya yang cukup besar dan dalam, menurut ketua kedalaman bisa mencapai 50 m. Target penangkapan alat tangkap ini merupakan ikan pelagis kecil seperti tongkol dan layang, namun sering tertangkap juga ikan sura (Rainbow Runner). Pa Zaenudin kemudian memantau dan membantu proses penarikan jarring lingkar tersebut. Wajar hal ini untuk memastikan penarikan jarring tidak merusak rumpon miliknya dan beliau juga melihat berapa banyak ikan yang berhasil diangkat, karena akan ada pembagian hasil antara kapal pemilik rumpon dengan pemilik kapal purse seine itu sendiri. Sepengetahuan saya didesa ini sistem bagi hasil adalah 1/3 bagian untuk pemilik rumpon dari jumlah ikan yang terjual. Continue reading “Penangkapan Ikan Pelagis di Rumpon Laut Dalam”

Advertisements

Bagan Apung yang terapung-apung

Teluk mutiara

Setiap naik kapal penumpang antar pulau di Alor, saya sering berpapasan dengan salah satu alat tangkap pasif seperti gambar diatas. Orang Indonesia umumnya menyebut sebagai Bagan apung atau bagan rakit, sejujurnya agak menutupi jalur pelayaran didalam teluk Kalabahi ketika jumlah pemasangannya semakin banyak. Saya penasaran untuk mencari lebih banyak informasi terkait Bagan apung.  Setengah hari browshing sana baca sini, berikut ulasan mengenai bagan apung. Continue reading “Bagan Apung yang terapung-apung”

Huhatei alat tangkap dengan segudang umpan

Huhatei atau sering dinamakan Skipjack pole and line merupakan salah satu metode penangkapan yang bersifat masal. Di kabupaten Flores Timur tercatat jumlah armada yang menggunakan alat tangkap ini sebanyak 79 kapal huhatei dengan  ukuran 6-30 GT yang beroperasi setiap tahunnya di perairan Laut Flores dan Laut Sawu. Continue reading “Huhatei alat tangkap dengan segudang umpan”

my work is my journey

Sepanjang hari gue selalu menyebutkan judul itu ketika ngojek dipantai selatan kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur berharap terekam di alam bawah sadar gue supaya mau menulis artikel di blog lagi seperti ini ^^!. Hasilnya cukup menggembirakan, karena akhirnya launching juga atu artikel semenjak setegah tahun yang lalu [parah akut 😦 ].

Well, kembali ke cerita. Saat ini gue sedang survey perception monitoring terhadap daerah perlindungan laut, arti ndesonya ya, gue pengen tau seberapa paham masyarakat mengenai definisi or tingkah lakunye tentang pengelolaan laut. Kami survey di 9 kecamatan yang terbagi menjadi 30 desa pesisir dalam 4 hari, jelas mustahal kalo dilakukan cuman sendirian toh. Jadi kami merekrut kawan-kawan mahasiswa/i dari UNKAW dan UNDANA Kupang, thanx guys 🙂 Continue reading “my work is my journey”