Fisheries / marine life / MPA / My journey

Menapaki daratan pulau-pulau Flores Timur

panorama larantukaFlores Timur merupakan kabupaten paling Timur dari daratan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kabupaten ini cukup terkenal secara luas adanya acara jalan santa pada acara paskah yang berlangsung setiap tahunnya di ibukota kabupaten yaitu Larantuka. Dalam waktu dekat ini kegiatan ini akan berlangsung yaitu pada akhir Maret 2013. Bagi saya mengamati  arsitektural gereja-gereja disepanjang pesisir Larantuka memiliki kesan sendiri, terutama dengan gereja dipantai kesusteran yang telah dirawat dengan baik sejak jaman misionaris Portugis tiba didaerah ini untuk menyebarkan agama. gereja katedral larantuka gereja larantuka

Gambar 1. Gereja di kota Larantuka

Namun Flores Timur tidak hanya menyuguhkan wisata religi saja, sama halnya dengan daratan Flores lainnya. Sederetan gunung berapi yang masih aktif menghiasi landscape yang kepulauan di kabupaten ini. Saya akan menunjukan beberapa destinasi yang belum cukup dikenal yang didapatkan dari pengalaman menjelajahi Lewotanah Flores Timur ini.

Danau Asmara

danau asmaraDimulai dengan perjalanan darat dipulau Flores Itu sendiri, dalam waktu tempuh 2 jam teman-teman dapat melihat danau dipuncak bukit Kepala Flores di daerah Waibao. Destinasi ini belum ramai dikunjungi, kecuali aktifitas rutin warga setempat. Namun patut dikunjungi bagi traveller yang penasaran dengan danau yang terbentuk dari kubah gunung yang sudah tidak aktif lagi ini.

Lato

IMG_4986Daerah Lato merupakan posisi yang paling strategis jika ingin melihat matahari tenggelam diantara teluk Hading yang menghadap Barat. Teluk ini merupakan salah satu saksi terjadinya gelombang besar (tsunami) disepanjang pesisirnya pada tahun 1992. Tidak heran jika desa peisisir dikawasan ini masih belum terlalu dominan, dikarenakan masyarakatnya masih trauma terhadap kejadian tersebut. Namun menurut informasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat, terdapat bangkai kapal perang Jepang yang tenggelam di teluk Bahang. Eksplorasi benda bersejarah ini masih belum dilakukan, semoga kedepannya pemerintah bisa mengungkap lebih jelas keberadaan benda bersejarah ini.

Larantuka

kerapu besarSaya tetap memasukan kota Larantuka sebagai tempat destinasi selain gereja-gerejanya yang menarik, Dari Pantai kesusteran kita bisa melihat landscape yang menarik dari pulau Adonara dan Solor yang didukung dengan adanya taman disepanjang pesisir pantai yang disediakan bagi para pendatang untuk menikmati pemandangan ini. Jika kita bisa bangun lebih awal sekitar jam 7-8an kita bisa melihat aktifitas beberapa nelayan yang menjajahkan berbagai jenis ikan dipinggir jalan. Tidak jarang kita akan menemukan ikan kerapu besar yang dijual dipantai kesusteran ini.

Jika ingin snorkeling, saya menemukan satu titik snorkeling yang cukup baik disepanjang pantai Weri, tepatnya sebelah timur terminal Weri hingga Hotel Asa. Kita akan disuguhkan karang-karang mungil yang sedang tumbuh dengan baik, dan jenis-jenis ikan konsumsi yang berukuran lumayan besar. Namun yang perlu diperhatikan kita harus berhadapan dengan arus yang sangat kencang jika melihat ikan-ikan yang lebih besar.  Jika ingin lebih aman pastikan berenang ketika pada posisi air laut pasang, arus tidak sehebat ketika air mulai surut.

 Pantai Weri

Gambar 4. Pantai Weri dipagi hari

 

Mekko

Selanjutnya mari kita menjelajahi daratan pulau Adonara. Bagi teman yang senang bermotor ria, bisa menggunakan opsi ini. Menyebrang dari pelabuhan kecil di Larantuka ke tanah merah (Pulau Adonara) kita akan menempuh perjalanan 1-1,5  jam perjalanan darat hingga tiba di desa dusun Mekko, desa Pledo. Mulai dari desa ini, kita bisa carter kapal nelayan untuk mengantarkan keliling pulau pulau Mekko yang tidak berpenghuni  atau berenang di pasir putih (Takat) diantara 3 pulau tersebut. Sayangnya jalan umum menuju dusun Pledo masih cukup buruk, jika ingin lebih mudah, kita dapat mencarter kapal di desa Waiwuring dan menitipkan motor dirumah warga setempat untuk menuju pulau-pulau tersebut.

Tahun lalu ketika saya berenang dipinggiran pasir putih saya menjumpai 9 ekor baby black tip shark sedang mengejar ikan-ikan kecil di perairan bening ini. Tidak cukup banyak variasi ikan yang akan ditemui, namun jika tertarik untuk berenang di hamparan pasir putih bening yang cukup luas. Patut dicoba

 Kepulauan Mekko

Gambar 6.. Pasir putih di pulau Mekko

Pantai Watutena

Pantai ini terletak dibagian selatan Pulau Adonara, ada 2 pilihan jalan menuju pantai Watutena,yaitu dapat mengkuti pesisir timur pulau Adonara dengan disuguhi landscape pulau Lembata dan beberapa titik budidaya rumput laut diwarga sekitar atau melalui jalur gunung yang sedikit lebih jauh namun tidak kalah menarik.

saya menyarankan perjalanan motor dari dusun Mekko melalui jalur gunung. Teman-teman akan melewati perkebunan kelapa dan Coklat sepanjang jalannya. Jalur ini akan melewati sisi Barat gunung api Ile Boleng yang masih aktif hingga saat ini. Kita akan melewati desa Hinga terdapat kelompok wanita-wanita janda yang memproduksi tenun khas Adonara yang sangat bagus.  Kita bisa bertanya ke warga setempat jika ingin diantarkan ke penenun tersebut.

Tiba di pantai Watutena, seperti sedang berada di pantai putih di Bali, namun dalam versi yang jauh lebih sepi. Pantai ini berhadapan langsung dengan Tanjung Naga di bagian selatan pulau Lembata dan Pulau Solor bagian timur

pantai watutena watutenaGambar 7. Pantai Watutena

 

Lamakera

Kampung ini terletak dibagian ujung timur dari pulau Solor. Terdapat ojek kapal motor setiap harinya dari Weiwerang jika ingin menyebrangi ke Lamakera di pulau Solor. Beberapa kapal juga dapat mengangkut motor ke kapal.

Tiba di Lamakera saya menyarankan bertemu dengan Kepala Desa Motonwutun, beliau akan senantiasa memberikan tempat singgah dan menceritakan budaya penangkapan pari manta didesa ini.  Beliau beberapa kali menemani peneliti lokal maupun asing dalam pengamatan cetacean, whale shark (hiu bodoh)  dan perburuan pari manta yang dilakukan disepanjang perairan selatan pulau Solor. Hal tersebut menginspirasi beliau untuk mendorong pariwisata untuk pengamatan cetacean seperti halnya di lovina, Bali. Mulai bulan agustus-November ketika musim paus migrasi, beliau siap menemani siapa saja tertarik ingin melihat paus atau manta dilaut lepas. Saya berharap jika usaha beliau ini berjalan dapat  menjadi alternative pendapatan bagi nelayan untuk mengurangi tekanan terhadap pemanfaatan penangkapan pari manta.

Di Lamakera kita juga bisa menjumpai menara masjid tertinggi di NTT, masjid ini merupakan kebanggaan dari kedua desa ini karena didirikan swadaya dari warganya. Jika ingin menikmati dari ketinggian, kita bisa berjalan kebukit diatas desa dan melihat beberapa hasil penanaman pohon yang dilakukan secara swadaya oleh aparat desa di Lamakera.

Jika masih ingin menikmati keunikan landscape pulau Solor, kita dapat kembali ke Larantuka, melalui pelabuhan Menanga. Kembali kita akan disuguhi pemandangan yang menakjubkan, disisi kanan kita disuguhi Landscape pulau Adonara yang hijau dan selat Solor, sedangkan sisi kiri kita disuguhi bukit-bukit yang tertutupi rumput kuning ketika musim kering dan hijau seperti savanna  ketika musim hujan.

 landscape pulau Solor

Gambar 8. Lamakera disaat musim kering dan hujan

Saat ini Pemerintah Daerah sudah memasang pondasi yang kuat untuk perencanaan pariwisata di Kabupaten Flores Timur, sejak 2012 lalu sudah direalisasikan masterplan untuk sektor pariwisata dan bersama WWF-Indonesia saat ini masih berjalan proses pembentukan Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) seluas 150.000 hektar untuk menopang keberlanjutan sektor perikanan dan pariwisata di kabupaten ini (YG).

One thought on “Menapaki daratan pulau-pulau Flores Timur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s