Fisheries / MPA

Kerapu Besar adalah harapan

IMG_20130105_082318

Senangnya masih dapat bertemu dengan Kerapu besar, ini mengindikasikan perairan di Kabupaten FLores Timur masih menyimpan harapan bagi pelestarian perikanan demersal kedepannya. TUgas utama secara bersama yang harus dilakukan saat ini yaitu bagaimana mengetahui lokasi peneluran ikan kerapu ini.Dimana, kapan, jenis apa merupakan informasi dasar yang perlu digali dalam urgensi ini.

Saya sudah menuliskan sebelumnya terkait metode SPAG (https://ataplaut.wordpress.com/2010/05/28/spags/) . Survey awal sebelum kami melakukan kajian tersebut agar lebih efektif adalah dengan melakukan interview dengan nelayan yang umumnya menangkap ikan demersal. Informasi tersebut juga dapat diperoleh dari data logbook perikanan, mengintegrasikan kebutuhan data dalam setiap kajian dilapangan hingga survey ke pasar ikan. Gali informasi dari ibu-ibu pembakul (papalele) untuk mendapatkan asal nelayan tersebut.

Sejak pertama kali melihat ikan ini dijual dipinggir jalan dan melihat ikan ini dibakar di warung reklamasi Larantuka, FLores Timur, menyulutkan semangat saya untuk sering snorkling ketika bulan terang🙂. Semakin senang berdiskusi dengan nelayan dan terus menjelaskan ke Pemda lokal terhadap pentingnya informasi ini untuk kedepannya.

Saat ini kami bersama Pemda Flores Timur sudah menyepakati luasan daerah pelindungan daerah yang umumnya disebut Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) sebesar 150.000 ha. Kawasan ini meliputi 15 kecamatan dari 19 kecamatan yang ada di kabupaten FLores Timur, memang inisiasi positif terhadap kelestarian lingkungan ini bukan pekerjaaan yang singkat dan mudah. Selanjutnya kami masih harus terus memberikan pemahaman ke masyarakat pesisir diseluruh kecamatan. Bukan tugas yang mudah dalam mendorong pengaturan wilayah terutama lagi jika menyangkut wilayah lokasi pemanfaatan sumberdayalaut berada.

Strategi komunikasi dan kampanye dalam memberikan pengertian tujuan besar KKPD ke masyarakat harus dilakukan dengan baik, satu kesalahan saja dalam memahami tersebut, akan berujung konflik kedepannya. Namun dengan melihat kerapu sebesar itu, bagi saya pribadi itu adalah bentuk tantangan dalam mengupayakan pelestarian perikanan dilaut yang kompleks ini. Demi kamu ini pa/bu kerapu, demi kamu!!!!  saya rela deh he.he..he

KKPD merupakan salah satu cara mengelola perikanan terus berkelanjutan, menjaga tempat tinggal biota laut termasuk pa/bu kerapu untuk tumbuh besar hingga dewasa dan memberikan keturunan dalam menjaga stabilitas ekosistem setempat perlu dijaga, mengatur faktor eksternal kematian mereka yang berasal dari tangkapan manusia perlu juga diatur. kita perlu makan dan mereka juga perlu untuk melangsungkan hidup untuk merecovery jenisnya.

Zona inti untuk menjaga wilayah dan waktu bertelurnya kerapu tersebut demi spill over atau penyebaran telur kedaerah lain. Akan sangat efektif dalam menjaga kebutuhan pelestarian dan kebutuhan pemanfaatan, tapi jangan lupa ya..Pasar akan menentukan itu semua. Peningkatan mutu dan harga dalam pemasaran kerapu dalam mengurangi faktor kuantitatif penangkapan harus juga secara paralel dilakukan (YG)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s