MPA

Survey Reef Health di perairan Alor

“Penyelam dalam kondisi fit, jumlah peralatan scuba pas, kapal Koteklema siap jalan…Mariee kita survey Reef Health”

15-21 Mei 2011 ini, WWF-Indonesia solor Alor Project (Kantor aye nih🙂 ), DKP kabupaten Alor, dan teman-teman MDC yang tergabung dalam tim Ekspedisi Caretta V berencana melakukan pemantauan kesehatan karang (Reef Health) di perairan kabupaten Alor.

Bukan kita saja loh yang setiap tahun medical check up, terumbu karang juga perlu dicheck kesehatannya, sama halnya dengan kondisi kantong kita. Pengecheckan kesehatan tetep dimana-mana mahal bo ^^!, survey ini juga terhitung salah satu metode survey yang butuh waktu, tenaga penyelam dan hepeng yang banyak loh.Maklum metode yang digunakan kualitatif dan kuantatif sih. Oleh karena itu idealnya dilakukan 1-2 tahun sekali. Namun mahal itu bukan suatu bentuk ukuran, seperti pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati (paling seneng nih marketing obat hee.hee peace).

Dengan hasil medical check up terhadap ekosistem terumbu karang ini, kita bisa mengetahui tingkat kesehatannya, dan dapat menjadi indikator keefesienan pengelolaan disuatu daerah. Dikarenakan ini kegiatan pertama yang dilakukan di kabupaten ini, hasil yang kami lakukan menjadi data dasar (baseline) yang sangat berguna untuk menilai pengelolaan 2 tahun kedepan.

Bentuk pengelolaan terhadap perairan laut memang saat ini banyak modelnya, namun pada intinya akan ada beberapa daerah yang akan dikelola berdasarkan skala prioritas yaitu dengan Zonasi. Reef Health ini reliable banget untuk mendukung penentuan zonasi ini plus plus memonitoring apakah sudah pas pengelolaannya.

Dalam survey ini kita memerlukan data life form dari karang dan ikan-ikan herbivore dan konsumsi yang telah ditargetkan dan dibedakan berdasarkan ukurannya.Kami menggunakan 3 kali pengulangan pada transek 50 m untuk data karang dan 5 kali pada ikan target. (wuiiii untung bukan dengan metode LIT, butuh tabung ganda tuh). Ini belum selesai gitu aja loh..data time swim tanpa transect pun dilakukan sejauh 400m atau setara dengan 15-20 menit (kalo arusnya bener loh..).

                                                                                                                                                                                                                                  (TNC, 2009)

Pengamatan ikan karang pun dibagi 2 orang guys, 1 untuk mengamati ikan target berukuran besar yaitu didata berdasarakan ukuran >35-50 cm, 50-80 cm dan >80 cm, sedangkan yang dibilang kecil ya jelas <35 cm. Dengan mengetahui jenis, jumlah dan ukurannya kita bisa mengetahui biomassa mereka diperairan yang kita data loh. Gampangnya kita tau mereka tuh sehat-sehat atau pada busung lapar disitu.

Skip for the methods, kalo mo detilnya bisa japri🙂. Marie kita bahas betapa menantangnya survey ini dilakukan di perairan Alor.nyuuu

Kami merencanakan melakukan penyelaman dibeberapa titik yang  mewakili daerah pencadangan Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD) Kab. Alor. Berikut peta yang dibuat teman saya mas Iphink (Ijin upload mas :)  ).


Mayan banyak ya ^^!, oleh karena itu kami bekerjasama dengan anak-anak MDC yang siap mendata diberbagai medan (muji ada maunya nih). Perairan bagian utara adalah laut flores dan bagian selatan adalah laut Sawu, nah tengah2nya ini nih, sungai laut diantara 2 perairan luas itu. Kenapa gue bilang sungai, susah banget cari titik penyelaman yang ga berarus disini. Sekali-kalinya dapat malah kena gelombang..serasa surfing underwater aja nih. So sebagai penyelam kita selalu Waspada Dira Anuraga (Mbil teriak ala MDC), nyali kadang ciut melihat arus, gelombang, air dingin dan topografi berbatu n bergoa-goa, tapi tuntutan data dan pekerjaan kudu dijalankan.jozzz

Kayanya perlu dibagi 2 posting nih, biar ga kepanjangan. Cukup mpe disini dulu ya. Ane mo berangkat kerja dulu nih. Sekuel selanjutnya akan gue bahas log penyelaman dan betapa eksoticnya Alor itu guys. See ya in d next posting.(YG).

4 thoughts on “Survey Reef Health di perairan Alor

  1. yooggaaaa…gue jadi ngirriii pengen nulis juga..kayanya kudu berguru sama loe deh..hehehehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s