My journey

my work is my journey

Sepanjang hari gue selalu menyebutkan judul itu ketika ngojek dipantai selatan kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur berharap terekam di alam bawah sadar gue supaya mau menulis artikel di blog lagi seperti ini ^^!. Hasilnya cukup menggembirakan, karena akhirnya launching juga atu artikel semenjak setegah tahun yang lalu [parah akut😦 ].

Well, kembali ke cerita. Saat ini gue sedang survey perception monitoring terhadap daerah perlindungan laut, arti ndesonya ya, gue pengen tau seberapa paham masyarakat mengenai definisi or tingkah lakunye tentang pengelolaan laut. Kami survey di 9 kecamatan yang terbagi menjadi 30 desa pesisir dalam 4 hari, jelas mustahal kalo dilakukan cuman sendirian toh. Jadi kami merekrut kawan-kawan mahasiswa/i dari UNKAW dan UNDANA Kupang, thanx guys🙂

Gue sendiri turun kelapangan dan memilih desa di pantai selatan, karena dah mo setahun kerja disini (red : PT.Panda Lestari) baru kesampean.  Bermodal kan G10 gue mulai menapak demi tapak jalan yang ga bisa di definisikan jalan disitu. Lebih tepatnya kayanya gue naek kuda deh ketimbang naek motor., Jalannya parahhh.

Start dari kantor ke desa pertama (desa Leworaja, kec. Wulandoni) sudah menghabiskan 5 jam perjalanan,  tidak ada 24 jam didesa ini dan tentunya sudah lapor Rt loh gue dah disuguhkan dengan sepiring daging hiu. Ternyata eh ternyata nelayan disana menargetkan hiu sebagai sumber pencahariannya (poor little big sharky). Mereka menangkapnya hanya dengan alat pancing sederhana dan berlokasi di depan desanya ^^!, ga akan deh berani gue kecebur dilaut situ..shark point bro, hiu yang gue liat sendiri aja (kurang lebih 2,5m) masih dibilang hiu muda buat mereka..kaboorrr

gambar 1. Pemanfaatan hiu didesa Leworaja

Kemudian melanjutkan perjalanan ke desa lain,gue menyempatkan mampir ke pasar barter karena berhubung saat itu hari pasar (hari sabtu) aktivitas barter akan dapat dilihat disana. Sungguh budaya yang sangat dilestarikan, disini barang tidak dilihat berdasarkan nilainya namun berdasarkan tingkat kebutuhannya loh. contoh saja ikan ditukar dengan pisang, atau daging paus ditukar dengan hasil kebun. Kalo hp dituker motor ada ga ya (berharap mode on ).

Gambar 2. Pasar Barter di Kec. Wulandoni

Setelah melewati pasar barter, gue dan si tukang ojek yang lihai ini pun melanjutkan perjalanan yang berbatu-batu ke desa Tapobali. kami sempat singgah melewati desa Lamalera yang terkenal dengan perburuan pausnya secara tradisional dan adat. Ketika melewati desa itu tidak ada aktivitas di laut, namun beberapa jam kemudian terdapat 2 paus yang tertangkap disana. Sayang banget gue ga bisa lihat prosesinya karena posisi sudah di tanjung wallet nan eksotik. Worthed lah.

Di desa Tapobali juga tidak kalah menariknya, selain topografinya yang eksotik, mereka juga mempunya adat untuk menjaga laut (red : Sasi). Mereka menutup segala aktivitas pemanfaatan berbagai jenis kerang dan siput laut di tanjung wallet. Ada beberapa titik yang ditutup secara adat, mereka menutupnya selama 12 bulan dan pemanfaatannya hanya 2 minggu saja. Tidak heran jika desa disekitarnya sering menyebutkan kalo desa ini merupakan surganya seafood di kecamatan tersebut. They really act conservation🙂.

Perjalanan masih panjang dan gue pun melanjutkan ke desa selanjutnya, yaitu Penikene, Pasir putih, Baobulak dan Babokerong di kecamatan yang berbeda. Sepanjang jalan dari desa ini sayangnya gue keujanan parah, jadi si G10 kudu dikandangkan terlebih dahulu deh🙂 (YG).

9 thoughts on “my work is my journey

  1. sowryy.. baru nulis komen, baru nemu. hehehe…
    seperti biasa, dikau selalu bisa bikin orang mupeng. menyesal daku blum sempet ke tapobali. perbanyak poto2 tapobalinya yahh.. sapa tau aja jadi salah satu target wisata di NTT🙂.
    pasar barter emang unik, sayangnya kmrn ga ada barang yg bisa dituker dgn pakaian pdhl wkt itu pada kebasahan abis liat paus :p

    udah ah… makin semangat yah nulisnya… maap digangguin mulu. hehe..

    -tik-

  2. hey ataplaut,,,, thanks y tuk critax,,,, aq jdix bsa nglepas rnduQ lwt tulisan d blog kmu,,,,,, klo msi pngen mkn ikan hiu mamppir lg ghi k labala_leworaja n p.harapan. udh cobain jagung ti2 n kcang tnah blum? o y g usah tkut mndid laut g bkaln ada shark(hiu) koq,kcuali mandix ampe d tngh lautan…… lam knal. RATNA-LABALA

  3. Iya salam kenal🙂
    Wah kalo jagung titih kayanya dah ga kehitung deh..hampir setiap tempat di NTT punya makanan ini

  4. hay mas broo,kalau udah di tapobali tolong singgah dirumah ya,,biar tambah akrab,,begitulah tapobali,,desa yg udik tp panorama alamnya sungguh menakjubkan,,,,,,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s