Sea Climate

DPL dan perubahan iklim

Kolaborasi antara perubahan iklim dan dampak akibat perilaku manusia telah menyebabkan kerusakan yang serius terhadap terumbu karang. Saat ini telah terhitung sebanyak 30% karang didunia telah mengalami kerusakan serius dan kemungkinan pada tahun 2030 akan terus bertambah menjadi hampir 60%.

Ancaman terbesar dari perubahan iklim saat ini bagi terumbu karang adalah terjadinya coral bleaching dan penyakit karang yang terus meningkat selama 30 tahun terakhir ini, sedangkan akibat manusia terutama adalah meningkatnya jumlah populasi saat ini yang menyebabkan terjadinya peningkatan kebutuhan akan pemanfaatan dari sumberdaya alam (SDA) dalam hal ini yaitu SDA laut, yang selanjutnya berdampak pada ekploitasi berlebih pada SDA laut.

Coral bleaching itu sendiri dapat digambarkan sebagai bentuk respon karang terhadap stress yang berlebih yang sering diikuti oleh tingginya tingkat kematina, menurunnya tingkat pertumbuhan dan rendahnya tingkat fekunditas. Penyebab utama terjadinya coral bleaching adalah dikarenakan terjadinya pemanasan suhu permukaan laut secara global seperti ditunjukkan pada grafik dibawah ini :

grafik-kenaikan-suhu-permukaan-laut

Grafik kenaikan suhu permukaan laut pada tahun 1997 yang menyebabkan coral bleaching masal (www.sciencemag.org,2008).

Salah satu tekanan terhadap ekosistem terumbu karang yang diakibatkan oleh aktivitas manusia adalah dengan adanya penangkapan ikan yang berlebih (overfishing) terutama pada jenis ikan pemakan tumbuhan (herbivore) seperti surgeonfish dan parrotfish yang menyebabkan mendominasinya alga dibandingkan tutupan karang hidup. Hal ini cukup riskan bagi karang karena menyebabkan berkurangnya tingkat kelentingan karang dalam masa pemulihan terutama akibat pemanasan suhu permukaan laut.

Hal yang tepat kita lakukan saat ini adalah dengan mensinergikan antara upaya-upaya dalam menjaga kelestarian ekosistem terumbu karang terutama yang masih baik kondisinya (konservasi) dan juga memulihkan kondisi yang mengalami kerusakan (rehabilitasi) dengan mengurangi dampak dari tekanan akibat pemanfaatan yang berlebih dan merusak oleh manusia dengan membentuk Daerah perlindungan laut (DPL).

DPL menurut Hughes et al pada tahun 2003 merupakan solusi yang baik dalam mengurangi tekanan terhadap ekosistem terumbu karang walaupun dengan langkah ini tidak menjamin dapat mencegah kerusakan terumbu karang akibat dari dampak perubahan iklim.

Pada dasarnya karang mempunyai daya kelentingan sendiri dalam menghadapi tekanan dari luar, tetapi dengan melalui DPL diharapkan dapat memberikan waktu bagi karang untuk dapat pulih kembali dan berguna sebagai tempat pemijahan bagi karang itu sendiri (YG).

Narasumber :

– T. P. Hughes, et al, 2003. Climate Change, Human Impacts, and the Resilience of Coral Reefs.
Science 301, 929

10 thoughts on “DPL dan perubahan iklim

  1. Bagus banget Ga isi artikelnya,,bisa sekalian jadi journalist lokal dsana hehehe..
    teruskan perjuanganmu bersama para nelayan itu.. by the way DPL itu apa yaaa..maklum gw bukan dari perikanan dan kelautan hehe..

  2. cool….
    kalo banyak yg interest topiknya bakalan panjang neh….

    iya DPL mang bagus….tapi DPL juga bisa kcolongan kn (g sengaja kecolongan ^_^) kalo ga diawasin. bener ga tuh?
    yg kayak beginian ada sistem pengaturannya g?

  3. itu dia tantangan kalo hidup di negara kita tercinta ini,
    tapi sejauh ini dengan pengelolaan yg melibatkan masyarakat atau bahsa kerennya berbasis masyarakat beuhh.. dah lemayan bgt meminimalisir hal tersebut.

  4. makasih ya..hmmm kayanya dah 4 taun yang lalu nih gue ngunhungin kampus loe itu..

    kangen juga ma sop konronya yg dikantin deket sekre MSDC

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s