Konsep dasar teknologi mengurangi Bycatch hewan Dilindungi dan Terancam Punah

LED hijau untuk mitigasi penyu

Salah satu ancaman terbesar dalam dunia perikanan adalah tanpa sengaja (bycatch) tertangkap hewan dilindungi dan terancam punah atau dalam bahasa jawa nya Endangered, Threatened and Protected (ETP) species. Contoh ETP yang menjadi perhatian global seperti penyu, hiu,lumba-lumba, paus, duyung hingga burung laut.  Dalam beberapa dekade terakhir teknologi modifikasi alat penangkap ikan terus berkembang tidak hanya untuk mendapatkan produktifitas perikanan yang maksimal namun juga bagaimana menurunkan ancaman terhadap biota eksotis tersebut. Kemudian seperti apa pengembangan teknologi itu telah ada? Continue reading “Konsep dasar teknologi mengurangi Bycatch hewan Dilindungi dan Terancam Punah”

Melangkah setapak, beribu kata terinjak

*Abaikan kata-kata sok bersajak diatas, hanya bingung saja sudah hampir setahun tidak mengisi blog kesayangan ini. Jadi bisa ya cuman curhat.

Menginjakan kaki pertama kali dibumi osing, merupakan karier pertama saya di bekerja di LSM. Saat itu definisi LSM aja juga masih bingung, yang saya pahami adalah 11 aktivitas yang harus saya kerjakan selama kurun waktu 1 tahun di desa Bangsring, Banyuwangi.
Continue reading “Melangkah setapak, beribu kata terinjak”

Bagaimana hiu tertangkap?

image

Hiu Sebagai top predator yang ditakuti oleh hewan-hewan dibawah rantai makanan ternyata ya ga top top aja soalnya manusia lbh top lg. Bagaimana sih hiu bisa tertangkap? kenapa ya Indonesia itu bisa-bisanya jadi produsen hiu terbesar didunia? memangnya hiu itu enak ya? Semahal itu kah hiu hingga banyak yang nyari?. Segilintir pertanyaan lain sering diucapkan oleh teman-teman saya. Yuk sharing 🙂
Continue reading “Bagaimana hiu tertangkap?”

Curhatan komodo

Menginjakan kaki pertama di tanah Manggarai Barat merupakan salah satu impian yang baru saja kesampaian selama 5,5 tahun bekerja di NTT. Mendengar besarnya nama dan promosi di tingkat dunia mengenai daerah ini tentunya sangat dinanti. 2 bulan lalu saya mendapatkan kesempatan untuk sedikit observasi program perikanan hiu dan pari manta di perairan TNK dan Manggarai Barat, tentunya saya akan banyak terlibat banyak diskusi dengan user disana yaitu nelayan, pengusaha perikanan, dive operator dan pemerintah setempat.

Berbicara pemanfaatan perairan tersebut untuk tujuan pariwisata dan perikanan tangkap cukup menarik. Pariwisata di kawasan perairan komodo tidak dipungkiri sangat jauh lebih maju dibandingkan daerah lain di NTT. Investor sungguh banyak mulai dari penginapan, restoran, jasa wisata hingga laundry pun ada. Jumlah wisatawan pertahun yang cukup fantastis, kalau tidak salah tahun sebelumnya kurang lebih 60.000 wisatawan. Perputaran uang pastinya sangat besar disektor ini.

image

Gambar 1. Sunset dari salah satu resort di Manggarai Barat
Continue reading “Curhatan komodo”

Lebih Baik bawal dibandingkan Penyu

bycatch in Paloh
bycatch in Paloh

Mari saatnya kita menarik rejeki, ucap pa Asmadi sembari menyalakan mesin kapal yang dimilikinya sejak 5 tahun terakhir. Jaring insang hanyut sepanjang 1.317 m dengan 3 ukuran mess size 5,5’, 6,5’ dan 8’ telah ditebar sejak pukul 17.05 hingga 18:02 dan mulai ditarik 2 jam kemudian. Bagi nelayan asal Paloh Kabupaten Sambas, menangkap bawal putih (silver pomfrey) merupakan target utama mereka melaut. Jenis ini memiliki nilai jual yang paling tinggi di Paloh yaitu berkisar Rp 30.000-115.000 tergantung gradenya. Continue reading “Lebih Baik bawal dibandingkan Penyu”

Up ↑